Data Temuan Penelitian

  1. Buku Metode DIROSA (Pendidikan Al-Qur’an Orang Dewasa)

 APA ITU DIROSA ..?

DIROSA (Dirasah Orang Dewasa) adalah Pola pembinaan  Islam bagi kaum Muslimin Pemula (pria wanita; orang dewasa, kakek nenek; Muallaf) yang dikelola secara sistematis, berjenjang dan berlangsung terus-menerus.

7 KEUNGGULAN PROGRAM DIROSA

  1. Dirancang khusus untuk orang dewasa
  2. Metode yang mudah dan cepat (20x pertemuan)
  3. Biaya pendidikan gratis
  4. Waktu dan tempat fleksibel
  5. Pembinaan hingga lancar membaca al-Qur’an
  6. Bimbingan materi dasar keislaman
  7. Sangat cocok bagi pemula maupun yang sudah bisa membaca al-Qur’an

TUJUAN DIROSA

Program DIROSA bertujuan untuk :

  1. Memberikan kemampuan kepada peserta (remaja dan orang dewasa) agar mampu membaca al-Qur’an dengan baik, lancar dan benar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid
  2. Memberikan pengenalan dan pengajaran tentang  dasar-dasar keilmuan Islam

 JENIS PROGRAM

1. Program Klasikal Untuk Pemula

Program ini diperuntukkan  bagi peserta yang belum bisa membaca Al-Qur’an (dari nol), atau yang masih terbata-bata, belum benar dalam pengucapan huruf (Makhroj) dan panjang-pendeknya serta belum Tartil Al-Qur’an.

Buku yang digunakan : DIROSA + Buku Pendukung Ilmu Tajwid

2. Program Lanjutan+

Program ini diperuntukkan  bagi peserta yang sudah lancar dalam membaca Al-Qur’an tetapi masih terdapat  kesalahan bacaan (belum sempurna sesuai dengan kaidah ilmu tajwid). Didukung dengan pembinaan dasar-dasar keislaman serta materi hafalan yang ringan  (termasuk doa sehari-hari) sesuai dengan al-Qur’an dan Sunnah.

Buku yang digunakan : Buku Ilmu Tajwid + Buku Akidah Islam + Buku Ibadah Praktis + Buku Materi Hafalan

TARGET,  ALOKASI WAKTU, DAN BIAYA

1. Program Klasikal Untuk Pemula

Target yang akan dicapai dalam tingkatan ini yaitu:

  • Peserta mampu mengenal dan mengucapkan huruf tunggal pada huruf hijaiyah sesuai makhorijul hurufnya (tempat keluarnya huruf al-Qur’an) dengan benar, begitu pula huruf- huruf sambung.
  • Peserta mampu memahami dan mempraktekkan pelajaran ilmu tajwid dasar.
  • Peserta mampu membaca al-Qur’an surah al-Fatihah dengan benar sesuai dengan kaedah ilmu tajwid

Alokasi Waktu Belajar :

20 X Pertemuan (2,5 bulan), @90 Menit

Biaya : Buku : 20 ribu (2 Buku)

Pendidikan : Infaq

2. Program Lanjutan+

Target yang akan dicapai dalam tingkatan ini yaitu:

  • Peserta mampu dan lancar tadarrus al-Qur’an serta paham cara berhenti dan memulai bacaan (waqaf wal ibtida’)
  • Peserta akan mampu membaca al-Qur’an secara tartil sesuai dengan kaidah Tajwidnya
  • Peserta paham hal-hal mendasar dalam agama Islam dan dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari

Alokasi Waktu Belajar

20 X Pertemuan, @90 menit, 2,5 bulan

Biaya : Buku : 50 ribu (5 Buku)

Pendidikan : Infaq

SIFAT BUKU DIROSA

1. Di mulai dari Makhroj

a. Cara melafadzkan semua huruf Hijaiyyah adalah bibir atas tidak boleh bergerak, kecuali pada 3 tempat yaitu:

  • Huruf ب dan م
  • Huruf و
    Huruf berharakat dhommah (mulut dimonnyongkan)

b. Pada saat melafadzkan huruf, dagu tidak boleh berkerut.

2. Bacaan Langsung

Dibaca langsung tanpa dieja

3. Bacaan Bersambung

Dibaca bersambung antara huruf satu dengan huruf lainnya tanpa putus-putus

4. Sistematis

Urutan-urutan penyajian pelajaran disusun secara sistematis, terhindar dari tumpang tindih.

5. Metode Klasikal

Lebih banyak peserta dan sedikit Pembina.

6. Metode Drill : Mendengar dan melafadzkan

Peserta harus aktif mendengarkan dengan seksama kemudian menirukan bacaan yang didengarkannya baik dari Pembina atau dari Peserta lain.

7. Luwes, tepat guna di mana saja, kapan saja dan siapa saja.

8. Dilengkapi dengan pola-pola tertentu sebagai jembatan ingatan.

PANDUAN SINGKAT METODE MENGAJAR BUKU DIROSA

A. Petunjuk Umum

  1. Tiap kelas terdiri dari 10 – 25 orang peserta.
  2. Disiapkan papan tulis dan alat tulis. Tiap peserta memegang buku DIROSA, alat tunjuk.
  3. Posisi duduknya menghadap ke depan (menghadap papan tulis)
  4. Pengajarannya selama 90 menit terdiri dari 3 tahap, yaitu:

a. Pembukaan = 5 menit

  1. Doa belajar.
  2. Absensi.
  3. Pengarahan singkat tentang keutamaan belajar dan mengajarkan al-Qur’an serta menjaga kehadiran.

b. Inti = 80 menit.

  1. Pengulangan singkat materi yang lalu.
  2. Pembahasan Judul Materi = Pokok Bahasan.
    Pengajar menulis materi satu per satu di papan tulis, atau dengan menggunakan Peraga kemudian melafazikannya dan ditirukan oleh Peserta.
  3. Tehnik 1 = T1 = Contoh = Pengajar membacakan materi, peserta menunjukkan tulisan.
  4. Tehnik 2 = T2 = Tuntun = Pengajar membacakan materi, kemudian peserta menirukan. Jika bacaan peserta belum kompak, Pembina mengulangi bacaannya kemudian ditirukan oleh semua Peserta.
  5. Tehnik 3 = T3 = Baca Bersama = Pengajar dan semua peserta membaca bersama-sama.
  6. Baca simak = BS = Satu per satu dari semua peserta bergiliran membaca satu baris. Ketika dibaca, peserta yang lain menirukan. Pengajar menyimak dengan seksama, membenarkan yang salah serta menandai bagian yang belum dikuasai peserta.
  7. Tehnik 2
  8. Tehnik 3
  9. Baca Simak
  10. Membaca berpasangan – Dua peserta saling berhadapan: satu orang membaca satu halaman, pasangannya menyimak dan membenarkan jika ada kesalahan. Jika mereka tidak menguasai, ditanyakan kepada Pengajar.
  11. Membaca mandiri – tiap peserta membaca sendiri satu halaman.

c. Penutup = 5 menit.

  1. Apresiasi hasil belajar
  2. Saran, usul, kritikan
  3. Infak
  4. Problem solving/ aneka pertanyaan
  5. Do’a Kafarat majelis

B. Petunjuk Khusus

I. Pertemuan 1-4.

Langkah-langkahnya sebagai berikut:
a. Pengulangan materi yang lalu (kecuali pertemuan 1).
b. Penjelasan pokok bahasan di papan tulis.
c. Cek satu per satu tiap huruf tanpa irama dengan melafazkan.
d. Tehnik 1 (T1) peserta membuka buku masing-masing.
e. Tehnik 2 (T2).
f. Penilaian/ penjajakan, minimal satu baris tiap peserta mulai baris ke-2 hingga baris ke-8.
g. Penjelasan singkat tentang huruf sambung.
h. Halaman latihan dengan T1 kemudian T2.
i. Baca simak (BS) bergiliran oleh Peserta dengan T2.
j. Membaca latihan dengan T2 jika cukup waktu.
k. Baca berpasangan dan atau mandiri.

2. Pertemuan 5.

a. Pengulangan halaman 25 (penilaian/ penjajakan bagi tiap peserta khusus baris 5-8)
b. Penjelasan pokok bahasan halaman 26 dengan T1 kemudian T2 hingga baris ke-5.
c. Baris 6-8 dijelaskan dan dilanjutkan dengan T1, T2.
d. Baca simak untuk baris 6-8.

3. Pertemuan 6-8.

a. Pengulangan materi lalu.
b. Penjelasan pokok bahasan.
c. T1 dan T2.
d. Penjajakan/ penilaian mulai baris ke-3 dari halaman 27 hingga 31.
e. BS setiap pertemuan hingga latihan mulai baris ke-3 dengan T2 oleh Peserta.
f. Jika ada waktu bisa diulang sekali lagi dengan T2 dan T3.
g. Khusus pertemuan 8, BS pada halaman 32.

4. Pertemuan 9 dan 12.

a. Pengulangan materi lalu.
b. Penjelasan pokok bahasan.
c. Guru memberi contoh bacaan hingga baris ke-3 atau 3 huruf (pertemuan 9).
d. Penilaian = guru cukup menyebutkan permulaan huruf satu baris (3,4 kolom) peserta menyempurnakan.
e. Halaman latihan dengan T1 dan T2.
f. BS = oleh peserta dengan T2
g. T3 (membaca bersama-sama)

5. Pertemuan 10, 11, 13-20

a. Pengulangan materi lalu.
b. Penjelasan pokok bahasan.
c. T1, T2.
d. Penilaian.
e. Halaman latihan T1, T2.
f. BS oleh peserta dengan T2.
g. T3.

6. Munaqosah.

a. Dituntun huruf awal surah (sambil penyegaran).
b. Praktekkan dalam standarisasi bacaan = ta’awudz dan basmalah. Semua peserta menyesuaikan irama murottal yang dikuasai tutor atau munaqis.
c. Kemudian dites satu per satu + 2-3 baris ditambah menyebutkan huruf awal surah secara seragam sebanyak 2-4 kata.

ISI PERTEMUAN

Pertemuan 1 : Huruf خَ ــ أَ

Pertemuan 2 : Huruf صَ ــ دَ

Pertemuan 3 : Huruf  كَ ــ طَ

Pertemuan 4 : Huruf يَ ــ لَ

Pertemuan 5 : Huruf Hijaiyyah Asli

Pertemuan 6 : Bacaan  سَ سِ سُ ــ مَ مِ مُ

Pertemuan 7 : Bacaanمَ مِ مُ ــ شَ شِ شُ

Pertemuan 8 : Bacaan يَ يِ يُ – نَ نِ نُ

Pertemuan 9 : Tanwin

Pertemuan 10 : Bacaan Mad Thobi’i dan mad wajib

Pertemuan 11 : Bacaan Mad Iwadh dan Mad badal ……

Pertemuan 12 : Tasydid ……

Pertemuan 13 : Sukun ……

Pertemuan 14 : Bacaan بَيْنَ – بَوْنَ  dan qolqolah ……

Pertemuan 15 : Bacaanتَقْ – تَكْ – تَعْ – تَأْْ

Pertemuan 16 : Lam Qomariyah, Lam Syamsiyah dan Ghunnah ……

Pertemuan 17 : Cara mewaqafkan dan Bacaan Idghom ……

Pertemuan 18 : Bacaan Iqlab dan Idghom Mimi/ Syafawi ……

Pertemuan 19 : Bacaan Ikhfa’ dan Idzhar ……

Pertemuan 20 : Huruf Awal Surah, Lam Jalalah dan bacaan Ghorib Musykilat, Munaqosyah

2. HALAAQ MUSLIMAH WAHDAH DAERAH KABUPATEN BOGOR

Kami dari Muslimah Wahdah Daerah Kabupaten Bogor sebuah Lembaga yang memiliki beberapa unit salah satunya adalah khidmatul Qur’an dan salah satu program kerja dari khidmatul Qur’an adalah memberantas buta aksara Al Qur’an di masyarakat khususnya kepada Muslimah dari jenjang usia remaja hingga Wanita dewasa bahkan lansia dengan metode DIROSA DIROSA adalah singkatan dari Dirasah Orang Dewasa, yaitu metode pembelajaran membaca Al-Qur’an yang dirancang khusus untuk orang dewasa. Metode ini menekankan pada pengenalan dasar-dasar Islam dan cara membaca Al-Qur’an secara benar, serta diiringi dengan pemahaman ilmu tajwid.

Metode ini menggunakan pendekatan sistematis dan interaktif, pembelajarannya dalam sekitar 20 kali pertemuan atau bisa lebih di sesuaikan kondisi peserta, dan juga dapat memadukan dasar-dasar keislaman. Tujuan utamanya adalah untuk mengatasi hambatan psikologis yang sering dialami orang dewasa saat belajar membaca Al-Qur'an, seperti rasa malu atau takut.

Nama-nama Peserta Halaqoh Quran

Data Peserta Dirosa:

1. Nama lengkap : Liawati

– TTL : Bogor, 12 September 1986

– Alamat : Kelurahan Cirimekar Kecamatan Cibinong 16917

2. Nama Lengkap : Elis Handayani

– TTL : Jakarta, 27 Desember 1986

– Alamat : Kelurahan Cirimekar Kecamatan Cibinong 16917

3. Nama Lengkap : Hanifah Fauziyyah

– TTL : Bogor, 21 Mei 1993

– Alamat : Kelurahan Cirimekar Kecamatan Cibinong 16917

4. Nama lengkap : Epon Rohmaniah

– TTL : Bogor, 18 Juli 1989

– Alamat : Kelurahan Cirimekar Kecamatan Cibinong 16917

5. Nama lengkap : Eny Prichatin

– TTL : 19 Juni 1989

– Alamat : Kelurahan Cirimekar Kecamatan Cibinong 16917

6. Nama Lengkap : Sumarni

– TTL : 14 Juni 1975

– Alamat : Kelurahan Cirimekar Kecamatan Cibinong 16917

7. Nama lengkap : Maesaroh

– TTL : Bogor, 01 Januari 1985

– Alamat : Kelurahan Cirimekar Kecamatan Cibinong 16917

8. Nama lengkap : Ayu Septiyandani

– TTL : Bogor, 21 September 1992

– Alamat : Kelurahan Cirimekar Kecamatan Cibinong 16917

9. Nama lengkap : Lela Isroria

– TTL : Bogor, 11 Juli 1987

– Alamat : Kelurahan Cirimekar Kecamatan Cibinong 16917

10. Nama lengkap : Rosdiana

– TTL   : 18 April 1984

– Alamat : Kelurahan Cirimekar Kecamatan Cibinong 16917

11. Nama lengkap : Rina Refina

– TTL   : 1 April 1977

– Alamat : Kelurahan Pakansari Kecamatan Cibinong 16917

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *